Alat Musik Tradisional Bali

Terletak di antara pulau Jawa dan Lombok, Bali merupakan salah satu destinasi wisata Internasional yang memiliki nilai budaya yang masih kental, salah satunya alat musik tradisional.

Musik bali juga sangat diminati para turis. Terbukti setiap ada pentas kesenian di sana pasti ramai dengan orang bule.

Baca Juga :

Daftar Alat Musik Tradisional Bali

Alat musik tradisional Bali , terdiri dari:

  1. Ceng – Ceng
  2. Genggong
  3. Gerantang
  4. Pereret
  5. Rindik

Selain berlibur, ternyata ada juga orang yang sengaja membeli oleh-oleh berupa alat musik Bali. Berikut nama beserta gambar dan penjelasannya:

1. Ceng – Ceng

alat musik tradisional bali ceng ceng

Ceng-ceng memiliki peranan yang cukup penting dalam perangkat gamelan Bali. Nama ceng ceng juga mungkin panggilan, karena suara yang dihasilkan terdengar ceng ceng ceng. Alat musik ini terbuat dari logam, bentuknya seperti simbal berukuran mini.

Alat musik Bali ini juga biasanya digunakan pada barungan gamelan, gong gede, semar barongan, pegulingan , gong gebyar, pelegongan dan lain-lain. Ada juga acara bernama tari Barong Batubulan Bali, acara ini terkenal dan juga diminati para turis.

Kayu nangka dan tembaga adalah bahan pembuatan alat musik ceng ceng. Ceng ceng terdiri dari 6 buah logam berbentuk bundar di bagian bawah dan 2 bagian atas. Tali yang ada pada ceng ceng, berfungsi untuk memegang alat musik tersebut.

2. Genggong

alat musik tradisional bali genggong

Alat musik Genggong Bali merupakan musik getar unik yang menghasilkan suara seperti suling namun lebih melengking dan kuat. Alat musik tradisional dari Bali ini terbuat dari pelepah pohon enau atau pugoug.

Bahannya pilihan, dan biasanya yang sudah tua dan batangnya sudah kering. Kemudian di iris dengan ukuran panjang sesuai keinginan pembuat.

Bagian dalam, sehingga tinggal bagian luar yang keras. Palayah (bagian getar) terletak di bagian tengah irisan dan berjarak 2 cm dari ujung, lebarnya sekitar 1/2 cm.

Semakin tipis ukuran pelayah, semakin maksimal juga getaran yang dihasilkan. Pada bagian ujung kanan irisan penampang, dibuat lubang untuk benang yang panjangnya 5 cm.

3. Gerantang

alat musik Gerantang

Gerantang terdiri dari potongan-potongan bambu yang disusun berurut dan dimainkan dengan menggunakan alat pemukul khusus sebanyak 2 buah. Alat musik tradisional dari Bali ini sering digunakan dalam penampilan gamelan. Di daerah Jawa barat calung memiliki bentuk yang mirip dengan gerantang.

Panjang bambu gerantang berkisar antara 1 hingga 3 ruas, atau sekitar 45 cm sampai 95 cm, kemudian disusun dari nada tertinggi sampai terendah.

4. Pereret

alat musik Pereret bali

Alat musik tradisional Bali ini berbentuk seperti terompet. Ia biasanya digunakan oleh masyarakat bali untuk mengiringi musik dalam sebuah pentas seni budaya, seperti seni sewo gati, mirip seperti kesenian arja tapi penarinya duduk.

Karena masih adanya kepercayaan mistis, beberapa masyarakat juga meyakini bahwa Pereret bisa dimanfaatkan untuk perbuatan buruk.

Mereka percaya alat musik ini bisa digunakan sebagai media sihir wanita agar mau dinikahi.

5. Rindik

alat musik Rindik

Rindik terbuat dari bambu bernada slendro dan dimainkan menggunakan alat pukul dari kayu. Rindik biasanya dimainkan dalam sebuah grup, 2 orang memainkan rindik dan sisanya memainkan alat musik Bali lainnya.

Rindik biasa digunakan sebagai pengiring dalam hiburan rakyat Joged Bumbung.

Mengikuti waktu, rindik sudah lebih fleksibel. Rindik, mulai bisa digunakan sebagai instrumen pelengkap acara pernikahan atau sebagai musik penyambutan tamu.

 

 

Alat Musik Bali

Sumber referensi:

  • http://id.indo.com/culture/music.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Gerantang
  • https://budaya-indonesia.org/Gerantang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top