Pengertian Musik Nusantara

Pengertian Musik Nusantara – Pernahkah kalian mendengarakan musik Nusantara? Atau bahkan sudah menjadikannya musik favorite?

Pasti kalian tak asing dengan yang namanya musik Nusantara, apalagi semasa kecil, musik Nusantara seringkali kita dengarkan sebelum mengenal musik-musik yang lain.

Tetapi, tahukah kalian apa sebenarnya musik Nusantara itu? Pada pembahasan kali ini kita akan membahas apa pengertian musik Nusantara beserta sejarah, fungsi, ragam, ciri, dan contohnya.

Pengertian Musik Nusantara

pengertian musik nusantara

Musik Nusantara merupakan seluruh musik yang berkembang di Nusantara ini yang menonjolkan atau menunjukan ciri keindonesiaan, baik dalam gaya melodinya maupun dalam segi bahasa.

Musik Nusantara terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop.

Sejarah Musik Nusantara

Berikut sejarah musik Nusantara berdasarkan masanya.

Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha

Dalam masa ini, musik digunakan sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu dipercaya mempunyai kekuatan magis.

Alat musik atau Instrumen yang digunakan, secara umum berasal dari alam sekitarnya.

Setelah masuknya Hindu-Buddha

Dalam masa ini, musik-musik istana khususnya di Jawa mulai berkembang. Saat itu musik tak hanya digunakan sebagai bagian ritual saja, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan keistanaan sebagai sarana hiburan para tamu Raja.

Musik istana yang berkembang yaitu musik Gamelan, musik Gamelan terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang, dan kelompok pelengkap.

Setelah masuknya pengaruh Islam

Selain berdagang dan menyebarkan agama Islam, para pedagang Rebab juga memperkenalkan musik mereka. Alat musik mereka berupa Rebana dan Gambus.

Dari proses itulah mulai muncul orkes-orkes gambus di nusantara Indonesia hingga saat ini.

Kolonialisme

Masuknya bangsa Barat ke Indonesia membawa pengaruh besar dalam perkembangan  musiik Indonesia. Berbagai alat musik dari negeri mereka diperkenalkan oleh para pendatang ini seperti Biola, Cello, Gitar, Seruling, dan Ukulele.

Mereka pun membawa sistem somisasi dalam berbagai karya lagu.

Itulah masa-masa perkembangan musik modern Indonesia. Para musisi Indonesia pada saat itu menciptakan sajian musik yang merupakan perpaduan musik Barat dan musik Indonesia. Sajian musik itu dikenal sebagai musik Keroncong.

Fungsi Musik Nusantara

Secara umum, fungsi musik Nusantara ialah sebagai berikut.

Sarana atau Media Upacara Ritual

contoh fungsi musik sebagai media ritual dalam pengertian musik nusantara

Musik di Indonesia biasanya berkaitan erat dengan upacara-upacara ritual seperti upacara kematian, pernikahan, kelahiran, dan upacara keagamaan dan kenegaraan.

Bunyi-bunyi yang dihasilkan sangat memungkinkan untuk mendukung upacara budaya atau ritual.

Media Hiburan

contoh fungsi musik sebagai media hiburan dalam pengertian musik nusantara

Dalam hal ini musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan rasa bosan, jenuh, dan sepi untuk menghilangkan kejenuhan akibat rutinitas seharian.

Media Ekspedisi Diri

contoh fungsi musik sebagai media ekpresi diri dalam pengertian musik nusantara

Bagi para seniman musik, musik merupakan media untuk mengekspresikan diri mereka serta ungkapan-ungkapan yang ada di fikiran mereka.

Mereka bisa mengaktualisasikan potensi dirinya melalui musik, dan melalui musik juga mereka mengungkapkan gagasan, pikiran, serta cita-cita tentang diri mereka.

Media Komunikasi

contoh fungsi musik sebagai media komunikasi dalam pengertian musik nusantara

Di beberapa tempat di Indonesia, bunyi-bunyi tertentu mempunyai arti tertentu bagi anggota kelompok masyarakatnya.

Bunyi-bunyian tersebut, secara umumnya memiliki pola ritme tertentu, dan menjadi tanda bagi anggota masyarakatnya atas suatu peristiwa atau kegiatan.

Pengiring Tarian

contoh fungsi musik sebagai pengiring tari dalam pengertian musik nusantara

Musik dan Tarian, masing-masing memiliki ritme dan pola yang saling berhubungan, suatu tarian tanpa diiringi irama musik maka akan terasa hampa dan menyulitkan bagi sang penari,

karena mereka tidak mempunyai gambaran ritme dan tempo yang akan mereka gunakan untuk menuntun mereka dalam menari.

Sarana Ekonomi

contoh fungsi musik sebagai sarana ekonomi dalam pengertian musik nusantara

Bagi para musisi, musik merupakan sarana ekonomi karena penghasilan yang mereka dapatkan setelah memasarkan hasil karya mereka.

Lagu yang telah mereka rekam dan dijadikan CD, akan mereka pasarkan, hasil pendapatannya akan mereka gunakan sebagai kebutuhan hidup.

Ragam Musik Nusantara

Di Indonesia, musik mempunyai banyak ragam, ada musik Modern maupun musik Tradisi, semuanya mempunyai ciri khas tersendirinya yang memperkaya khasanah musik di negeri kita.

Sebagian besar, musik digunakan untuk fungsi hiburan, dari sekian banyak musik yang ada, kita bisa mengelompokannya berdasarkan jenis lagunya. Berikut adalah ragam musik Nusantara.

Musik Anak-Anak

Musik untuk anak-anak memiliki bentuk yang sederhana dan kalimat lagu yang digunakan tidak terlalu panjang. Tema lagu, disesuaikan dengan jiwa anak-anak yang masih polos.

Menggunakan bahasa yang sederhana, dan mudah ditangkap, tidak perlu nanyak menggunakan kata-kata kiasan atau ungkapan yang berbelit-belit.

Untuk menyusun melodi, jumlah nada yang digunakan tidak lebih dari 10 buah nada, rentang nada atau jarak interval dari yang paling tinggi ke yang paling renfah dalam lagu untuk anak-anak pun tidak terlalu lebar, begitupun lompatan nada nya.

Musik Daerah

Tanah air Indonesia juga diperkaya dengan banyak sekali lagu-lagu daerah. Bahkan hampir setiap daerah mempunyai lagunya sendiri-sendiri yang secara umum berisi gambaran kehidupan masyarakat setempat.

Biasanya lagu-lagu daerah dinyanyikan pada kesempatan upacara adat dan perhelatan lainnya.

Walaupun ada lagu-lagu khusus yang aturannya tetap dan bersifat magis untuk ritual adat dan keagamaan, kebanyakan, lagu-lagu daerah digunakan untuk sarana hiburan masyarakat, dan dekat dengan rakyat jelata.

Akibatnya lagu-lagu daerah seringkali disebut lagu rakyat.

Cir khas tesendiri dari lagu Daerah yaitu bahasa dan gaya yang digunakan sesuai dengan bahasa dan gaya derah setempat. Bentuk dan pola serta susunan melodinya masih sederhana sehingga mudah untuk dikuasai masyarakat setempat.

Adapun pengertian musik daerah telah kita bahas dalam artikel sebelumnya.

Musik Perjuangan

Setiap bangsa tentu mempunyai cara tersendiri dalam menanamkan sikap cinta dan tanah air dan bangsa, kepahlawanan, dan nasionalisme. Salah satunya melalui lagu perjuangan.

Biasanya, irama lagu perjuangan penuh semangat bahkan tidak jarang ditutup dengan akhir yang semarak. Lagu yang mengagumkan kebesaran bangsa dalam upaya mencapai kemerdakaan, kemakmuram, dan kebenaran biasanya berbentuk hymne.

Musik Keroncong

Para ahli banyak yang berpendapat bahwa musik Keroncong merupakan peninggalan bangsa portugis di Indonesia.

Tetapi, data yang merupakan bukti otentik yang mewujudkan bahwa irama keroncong milik bangsa Portugis sudah tidak ada bekasnya.

Bahkan, secuil pun bentuk instrumen musik keroncong tidak kita temukan di negara Portugis maupun bekas negara jajahannya di Timor Leste.

Musik ini sudah mempunyai bentuk sendiri yang unik dan hanya terbentuk di Indonesia. Adapun pengertian musik keroncong telah kita bahas dalam artikel sebelumnya.

Musik Stambul

Musik Stambul merupakan variasi dari Keroncong. Sebenarnya, istilah Stambul berasal dari kata Istambul atau Konstantinopel, yaitu ibu kota negara Turki.

Jenis musik ini mulai hadir sekitar awal abad ke-20.

Saat ini, mulai muncul rombongan kesenian keliling dari kota ke kota. Rombongan tersebut selalu membawa tenda yang cukup luas untuk pentas maupun penonton.

Dalam pertunjukan yang mereka pentaskan, banyak sekali diambil cerita dari kisah 1001 malam, yang mana ceritanya berkisar di kota Istambul. Lambat laun nama sandiwara keliling tersebut lebih popular dengan nama sandiwara stambul.

Musik Populer

Musik populer merupakan musik yang sedang disenangi oleh masyarakat pada kurun waktu tertentu, lagu yang sedang populer akan selalu terdengar setiap saat, bahkan orang merasa ketinggalan jika mereka belum menyanyikan lagu tersebut.

Musik populer juga merupakan jenis lagu yang disajikan dengan menggunakan ritme dan jenis instrumen, bukan karena bentuk, pola, maupun komposisi lagu.

Musik Seriosa

Musik Seriosa merujukan pada teknik pengungkapan lagu secara sungguh-sungguh, tetapi bukan pada bentuk atau komposisi lagu. Dalam musik Seriosa, seorang penyanyi harus mampu mengungkapkan lagu secara serius.

Penyanyi harus melakukan interprestasi secara tepat agar mampu mendekati kemauan sang komponis dan luluh ke dalam lagu tersebut. Sehingga ia mampu menjadi subjek dari tokoh lagu tersebut.

Musik Langgam

Pada umumnya, masyarakat masih menyamakan antara musik Keroncong dengan musik Langgam. Memang, Langgam adalah varian dari musik Keroncong, tetapi kedua jenis musik ini mempunyai perbedaan yang mendasar.

Ciri-Ciri Musik Nusantara

Adapun ciri-ciri musik Nusantara adalah sebagai berikut.

  • Kedaerahan

Lagu daerah sifatnya kedaerahaan. Hal tersebut dapat dilihat dari syairnya, syair lagu daerah menggunakan syair dan dialek daerah yang bersifat lokal.

  • Penciptanya Jarang Diketahui

Lagu daerah mempunyai karakter turun menurun, hal tersebut membuat penciptanya jarang diketahui. Disamping itu juga lagu-lagu ini tidak terulis, karena tujuan awalnya lagu ini bukan semata-mata untuk komersial.

Tetapi lagu ini dinyanyikan pada saat musim panen sebagai ungkapan rasa bahagia, seperti bermain pada waktu senggang atau ketika sedang membobokan anak.

  • Turun Menurun

Lagu daerah sifatnya Tradisional. Awalnya, lagu daerah disampaikan secara turun menurun dan spontan, misalnya saat bermain atau saat orang tua memberi nasihat kepada anaknya.

Contoh Musik Nusantara dan Asal Daerah

Berikut contoh musik Nusantara beserta asal daerahnya.

  • Bungong Jeumpa, dari Aceh
  • Butet, dari Tapanuli
  • Kambanglah Bungo, dari Sumatera Barat
  • Injit-Injit Semut, dari Sumatera Timur
  • Pileu Leuyan, dari Jawa Barat
  • Ondel-Ondel, dari Jakarta
  • Cening Putri Ayu, dari Bali
  • Anging Mamiri, dari Sulawesi Selatan
  • Ayo Mama, dari Maluku
  • Apuse, dari Papua

Sampai sini sudahkah kalian memahami tentang pengertian musik Nusantara?

Demikianlah pengertian mengenai pengertian musik Nusantara beserta sejarah, ragam, fungsi, ciri, dan contohnya. Semoga bermanfaat.

felderfans.com

Leave a Comment